| |

Wisata Edukasi Museum Mpu Tantular

Ada banyak cara belajar untuk mengenal sejarah dan budaya di daerah kita. Salah satunya adalah belajar di luar kelas. Hal ini dilakukan oleh teman-teman kita dari SD Kristen Petra 1 khususnya kelas III.

IMG_7421.jpgIMG_7422.jpgIMG_7550.jpgIMG_7475.jpgIMG_7552.jpgIMG_7503.jpgIMG_7546.jpgIMG_7443.jpgIMG_7535.jpgIMG_7455.jpg

Tepatnya Selasa, 11 Februari 2020, teman-teman kita mengunjungi Museum Mpu Tantular yang berlokasi di Jalan Raya Buduran (sebelah barat jembatan Buduran, Sidoarjo). Apa dan bagaimana sih, Museum Mpu Tantular itu? Kita simak penjelasan mereka, yaa.

Berkunjung ke museum selalu membuat kita berdecak kagum. Seperti memutar waktu kembali ke masa lampau yang punya banyak cerita menarik. Apa sih museum itu? Museum adalah lembaga yang diperuntukkan bagi masyarakat umum, berfungsi mengumpulkan, merawat, dan menyajikan serta melestarikan warisan budaya masyarakat untuk tujuan studi, penelitian dan kesenangan atau hiburan.

Salah seorang staf yaitu Bapak Suwarno memberikan penjelasan kepada kami bahwa Museum Mpu Tantular adalah kelanjutan dari Stedelijk Historich Museum Surabaya, yang didirikan oleh Von Vaber berkebangsaan Jerman yang sudah menjadi warga Surabaya. Awalnya berlokasi di Surabaya, seiring dengan berjalannya waktu, koleksi umum semakin bertambah, demikian juga kegiatan edukatif cultural yang dilaksanakan di museum, sehingga membutuhkan tempat yang semakin luas, maka sejak tanggal 14 Mei 2004 menempati lahan baru di Sidoarjo. Nama Mpu Tantular diberikan sebagai wujud penghormatan kepada pujangga besar Majapahit, pengarang Kitab Sutasoma yang di dalamnya terkandung falsafah Bhinneka Tunggal Ika artinya berbeda-beda tetapi satu jua, yang dijadikan sebagai semboyan hidup bangsa Indonesia.

Gedung Museum Mpu Tantular terdiri dari dari dua lantai, yaitu lantai satu berisi benda-benda purbakala sampai peninggalan kerajaan, antara lain: fosil gading gajah purba, fosil kepala buaya purba, patung arca, sepeda kuno, peninggalan emas Kerajaan Majapahit, dan masih banyak lagi koleksi yang menarik. Sedangkan di lantai dua bernama Gedung Pameran terdapat koleksi benda-benda ilmu pengetahuan, yaitu: teleskop, alat musik dari pipa paralon, katrol mini, cermin siku, juga alat peraga miniatur PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air). Setelah itu, kami menuju ke ruang Aula untuk menyaksikan tayangan video tentang berbagai macam candi dan arca dari berbagai macam kerajaan di Jawa Timur. Selanjutnya kami berjalan menuju ke ornamen Gua Purba yang terletak tidak jauh dari gedung museum untuk melihat secara langsung kehidupan dari manusia purba dan masih banyak lagi wahana yang kita kunjungi di sana.

Teman-teman ternyata banyak manfaat yang dapat kita peroleh ketika kita mengunjungi Museum Mpu Tantular, antara lain: menambah pengetahuan dan wawasan benda-benda bersejarah, berinteraksi dengan orang lain, memberikan nuansa yang berbeda, menghibur dan rekreasi.

Nah, itulah pengalaman yang sudah kami bagikan. Teman-teman tetap semangat, jaga kesehatan, dan terus belajar meraih mimpi. “You are treasured child of God”.

boost the values reap the success