| |

Immanuel...Tuhan Beserta Kita

Jingle bells, jingle bells, Jingle all the way. oh, what fun it is to ride in a one horse open sleigh …..

Wah... teman-teman lagu Natal telah bergema di mana-mana,  betapa senangnya..., pertanda  Natal telah tiba. Walaupun Pandemi Covid-19 masih ada, namun tidak menyurutkan semangat kita untuk merayakan Natal.  

image_003.jpgimage_006.jpgimage_010.jpgimage_005.jpgimage_007.jpgimage_004.jpgimage_009.jpgimage_008.jpgimage_002.jpgimage_001.jpg

Tahun-tahun lalu kita merayakan Natal dengan berkumpul bersama teman, guru, dan keluarga untuk  berbagi suka cita bersama. Namun di tahun ini kita merayakan Natal secara virtual. Meskipun demikian sukacita dan kebahagian tetap nampak, itu semua tidak terlepas dari penyertaan dan kasih Tuhan yang bekerja melawat setiap kita.

Tema Ibadah dan Perayaan Natal tahun ini “Tuhan Beserta Kita” menggambarkan penyertaan dan kasih setia-Nya yang mulia karena kita bisa melewati pembelajaran semester I dengan baik.

Pelaksanaan Perayaan Natal pada hari Senin, 14 Desember 2020 berlangsung dengan baik dan lancar. Guru dan siswa SD Kristen Petra 1 ikut berpartisipasi melayani Tuhan dengan mengisi acara, yuk... kita lihat apa saja tampilan acara Natal, ada yang menyanyi solo vokal , duet, modern dance, balet, memainkan instrumen piano, berpuisi, dan masih banyak lagi yang menarik.

Firman Tuhan pada Kebaktian Natal tahun ini terdapat pada Matius 1 : 23 “Sesungguhnya anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan mereka akan menamakan Dia Imanuel yang berarti Allah menyertai kita.” Yaa...Imanuel itulah pesan Natal kali ini. Bagaimana kita mengetahui bahwa Allah menyertai kita? Hmmm.... begini teman-teman, ketika kita merasakan  sedih, menghadapi persoalan, masalah, atau kesulitan yang tidak mampu kita selesaikan sendiri, ternyata semua dapat terselesaikan dengan baik.  Nah....., di situlah bukti Allah hadir bagi kita..

Selamat Natal 2020 dan selamat menyongsong Tahun Baru 2021. Salam sehat. Tuhan Yesus senantiasa memberkati dan menyertai kita. Amin.

Imunisasi di Masa Pandemi

Hai... teman-teman. gimana kabar kalian saat ini? Semoga kita semua tetap sehat dan kuat sekalipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Waktu berjalan begitu cepat, tanpa terasa kita sudah berada di bulan November 2020.   Yuk... kita lihat apa kegiatan siswa-siswi SD Kristen Petra 1 di bulan November 2020.  

Image_4.JPGImage_6.JPGImage_1.JPGImage_3.JPGImage_7.JPGImage_5.JPGImage_2.JPG

Pada bulan November 2020 SD Kristen Petra 1 melaksanakan imunisasi HPV dan MR, kegiatan ini merupakan program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) dari  Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya. BIAS dilaksanakan secara serentak di berbagai Sekolah Dasar di seluruh kota di Indonesia.

Tepatnya pada tanggal 5 November 2020 Siswa- siswi SD Kristen Petra 1 melaksanakan Imunisasi Human Papiloma Virus (HPV) yang  diikuti oleh siswa kelas V dan VI khusus siswa perempuan dan imunisasi Measles Rubella (MR) diikuti oleh siswa  kelas I . Tujuan diberikan imunisasi HPV agar  siswa perempuan memiliki imunitas tubuh dari serangan virus yang menyebabkan penyakit  kanker serviks, sedangkan  imunisasi Measles Rubella (MR) untuk mencegah penyakit campak dan rubella.

Kegiatan imunisasi ini dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. Protokol kesehatan yang diterapkan selama imunisasi berlangsung cukup ketat dan melalui prosedur yang ditetapkan. Pertama, orang tua siswa sebagai pengantar maupun siswa masuk ke area sekolah  melakukan  pemeriksaan suhu tubuh terlebih dulu; kedua, wajib mencuci tangan dengan sabun  di wastafel yang berada  di halaman sekolah; ketiga, melakukan pengisian assessment imunisasi BIAS pada masa pandemi Covid-19; keempat, siswa mendapat suntikan imunisasi oleh petugas medis yang telah  mengenakan APD lengkap; kelima, setelah siswa  selesai melaksanakan imunisasi, mereka diarahkan keluar melalui selasar TK dan wajib mencuci tangan kembali sebelum meninggalkan sekolah.

Puji syukur kegiatan imunisasi HPV dan MR berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tujuan yang kita harapkan, itu semua berkat  adanya kerja sama yang baik dari antara sekolah, orang tua, dan petugas kesehatan.

Teman-teman, kita masih belum tahu kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir. Namun yang harus kita lakukan saat ini adalah selalu hidup sehat dengan cara  mengonsumsi makanan bergizi, menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan selalu berdoa agar Tuhan senantiasa melindungi kita dengan memberikan kekuatan dan kesehatan yang selalu baru setiap hari sehingga kita dapat bersukacita. seperti tertulis dalam Alkitab Amsal 17:22 “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.”

 Batik dan Puisiku

Batik.pngIMG-20201021-WA0076.jpgIMG-20201021-WA0078.jpgIMG-20201021-WA0072.jpgIMG-20201021-WA0073.jpgIMG-20201020-WA0069.jpg

Hai... Sobat. Apa kabar kalian semua? Kita berharap dalam kondisi sehat selalu , meskipun pandemi Covid-19 masih terus berlangsung. Tak terasa kita sudah berada di bulan Oktober. Bulan Oktober merupakan bulan sangat istimewa, mengapa ya dikatakan istimewa..??? karena di bulan Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional tepatnya pada tanggal 2 Oktober  serta  disebut sebagai bulan Bahasa dan Sastra. Nah.. mengapa bulan Oktober disebut juga bulan Bahasa dan Sastra? Karena tepatnya 28 Oktober merupakan Hari Sumpah Pemuda serta ditetapkan pula Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi/ bahasa persatuan.  Wah.. memang tidak salah jika bulan Oktober ini merupakan bulan yang istimewa. Oleh sebab itu, sebagai ungkapan syukur, teman-teman kita dari SD Kristen Petra 1 menggunakan busana batik pada hari Batik Nasional dan membuat puisi walaupun secara virtual.

Nah,,, sobat, ternyata dengan memakai baju batik kita telah turut serta melestarikan budaya Indonesia dan juga turut memperkenalkan batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia. Batik memiliki ciri dan corak yang berbeda di setiap daerah di Indonesia. Tidak heran kalau begitu banyak macam jenis dan corak batik di Indonesia. Oleh karena itu, kita sebagai rakyat Indonesia wajib bangga karena batik adalah karya seni khas Indonesia.

Teman -teman, kita sebagai generasi penerus wajib memaknai Sumpah Pemuda dengan cara menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari agar bahasa Indonesia dapat lebih dikenal dunia. Siapa yang akan menghargai bahasa Indonesia kalau bukan bangsa kita sendiri. Ayo generasi penerus bangsa, kita lestarikan dan kembangkan budaya Indonesia.

Kibarmu Adalah Semangatku

“Ayo, Joe, kamu pasti bisa! Jojo, Jojo, Jojo!!” masih terngiang teriakan teman-teman Jojo memberikan semangat kepada Jojo supaya Jojo dapat menjadi pemenang ketika mengikuti lomba 17 Agustus tahun lalu. Tapi…sekarang kita  tidak lagi mendengar teriakan-teriakan yang penuh semangat itu, kenapa yaa? Apa dan bagaimana yang terjadi dengan kondisi saat ini, apakah masih ada perlombaan untuk 17 Agustusan di sekolah kita, yaa. Kita cari tahu, yuuuk, bagaimana pelaksanaan peringatan HUT ke-75  RI di SD Kristen Petra 1? Peringatan HUT ke-75  Republik Indonesia tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya setiap memperingati HUT RI di sekolah kita selalu mengadakan berbagai macam lomba dari lomba menghias kelas, membaca puisi, menyanyikan lagu kemerdekaan dan masih banyak bermacam-macam lomba yang diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1-6 dan disaksikan secara langsung oleh teman-teman mereka dengan sorak-sorai, penuh canda dan tawa.

IMG-20200824-WA0061.jpgIMG-20200813-WA0028.jpgIMG-20200817-WA0025.jpgScreen_Shot_2020-08-24_at_10.10.48_AM_1.jpgScreen_Shot_2020-08-13_at_10.11.41_AM_1.jpgScreenshot_20200824-080611_Drive_2.jpgIMG-20200817-WA0055.jpgIMG-20200822-WA0122.jpgIMG-20200822-WA0124.jpg

Tahun ini pelaksanaan lomba maupun upacara peringatan HUT ke-75 RI sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, dilakukan secara virtual dikarenakan kondisi negara yang tengah menghadapi pandemi virus Covid-19.

Meskipun pelaksanaan lomba dan upacara HUT ke-75 RI dilakukan secara virtual atau dilakukan dari rumah masing-masing yang dipandu oleh guru kelasnya, tidak mematahkan semangat siswa-siswi SD Kristen Petra 1 untuk ikut berbagai macam lomba. Di bawah ini merupakan hasil lomba yang dicapai oleh siswa-siswi SD Kristen Petra 1:

Kelas Jenis Lomba Juara
IA Menyanyi lagu Hari Merdeka diiringi musik bersama orang tua atau saudara.

1. Xavierynn Christensen Tjia
2. Jeremiah Enrico  Bosco
3. Haysel Lionardo Tingkir

IB Menyanyi lagu Hari Merdeka diiringi musik bersama orang tua atau saudara.

1. Shira Lori Christabel
2. Gisselle Xavera Hermanto
3. Cevelle Averiela Sutanto

IIA Membuat dan menghias topi tema perjuangan bersama orang tua atau saudara.

1. Mark Sebastian Kurniawan
2. Lovely Miracle Prasedion
3. Angelita Putri Bernita

IIB Membuat dan menghias topi tema perjuangan bersama orang tua atau saudara.

1. Naomi Angelina Rusli
2. Putera Wong
3. Jordan Danendra Setiawan

III Membaca teks proklamasi.

1. Nicholas Juro Manuel
2. Evan Christopher Manuel
3. Felicia Putri Manuela

IV Membaca puisi tema perjuangan.

1. Gabriela Prasedion
2. Brandon Louis Sugiarto
3. Lionell Alexander Kurniawan

V Membuat komik perjuangan bersama orang tua atau saudara.

1. Michelle Patricia
2. Sharon Annabelle Tinata
3. Rhyne Nehemiah

VIA Membuat puisi perjuangan.

1. Yulisha1 Florence C.T.
2. Lucas Nathanael Njotosoesilo
3. James Gozalie

VIB Membuat puisi perjuangan.

1. Evelyn Limantoro
2. Wilson Christoper Chandra
3. Chacha Audria Wijaya

Tidak hanya lomba yang dilakukan secara virtual, upacara peringatan HUT ke-75 RI juga dilaksanakan secara virtual dari rumah masing-masing.

Pada hari Senin 17 Agustus 2020 pukul 10.00 dengan suara lantang komandan upacara memimpin penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, “Kepada, Sang Saka Merah Putih, hormaaaaatt, graaak!”  secara serentak seluruh peserta upacara memberikan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara tersebut ditayangkan secara langsung oleh Stasiun Televisi Republik Indonesia dari Istana Merdeka, Jakarta dengan inspektur upacara adalah Bapak Presiden Joko Widodo.

Jika tahun-tahun lalu dengan siswa kelas III-VI berbondong-bondong datang ke sekolah untuk mengikuti upacara bendera, namun kali ini kita mengikuti upacara dari tempat tinggalnya masing-masing yang dilakukan secara virtual. Hal ini tentunya karena dampak pandemi Covid’19 yang masih saja merebak di negara kita bahkan di lingkungan sekitar kita.

Meskipun dilakukan secara virtual, teman-teman kita melaksanakan upacara dengan penuh khidmat . Hal ini sebagai bentuk ungkapan kita sebagai generasi penerus bangsa yang cinta tanah air dan bertekad meneladani nilai-nilai kepahlawanan, semangat pengorbanan dan pantang menyerah dalam mencapai cita-cita untuk Indonesia maju.

“Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya untuk Indonesia Raya”, itulah kalimat penggalan lagu Indonesia Raya yang memotivasi kita agar membangun yang terbaik untuk negeri ini, bisa kita awali dengan memiliki rasa peduli  di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat sekitar kita , hingga untuk bangsa dan negara.

Berkibarlah di langit yang biru, Sang Saka Merah Putih-ku, karena kibarmu adalah semangatku. Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Welcome Back to School

Hallo..., teman-teman, hari ini 13 Juli 2020 merupakan  hari pertama saya menjadi murid SD Kristen Petra 1. Hari pertama saya mengikuti  pembelajaran  secara online  karena pandemi covid-19 masih mewabah di Indonesia terutama di kota Surabaya. Walaupun di semester awal ini pembelajaran dilakukan lewat daring tetapi hal itu tidak membuat hatiku sedih, karena melalui daring saya tetap bisa melihat dan menyapa guru dan teman-teman baru. 

WhatsApp-Image-2020-07-22-at-10.40.jpgIMG_8829.JPGWhatsApp-Image-2020-07-22-at-10.42.jpg

Masa pengenalan lingkungan sekolah dilakukan selama tiga hari  yaitu pada tanggal 13-15 Juli 2020. Pada hari pertama adalah acara perkenalan dengan Kepala sekolah, para guru, dan karyawan di SD Kristen Petra 1 serta pengenalan lingkungan sekitar sekolah, saya dapat melihat ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang komputer, ruang UKS, dan lain- lain walaupun melalui tayangan video. Saya sangat senang dan puas karena kerinduanku akan lingkungan sekolah, teman-teman, dan para guru telah terobati.

Pada hari kedua di kelas tiga, guru membacakan cerita  yang bertema patriotisme yaitu tentang tokoh pewayangan Werkudara.  Kisah hidup Raden Werkudara yang dipenuhi dengan ketekunan dan ujian. Ia adalah penegak Kerajaan Amarta yang memegang keadilan dan kebenaran. dia tidak pernah takut kepada siapapun, kesaktiannya sangat luar biasa, tidak mengenal basa - basi kepada siapa pun, selalu berkata jujur, dan sangat menghormati wanita, terlebih ibunya. Ketika perang Baratayuda meletus, Raden Werkudara tampil sebagai senopati agung yang berhasil membunuh hampir semua petinggi kurawa. Naah itulah sifat ksatria dan kepahlawanan dari Werkudoro yang patut kalian  contoh .

Pada hari ketiga saya mendapat pengetahuan mengenai budaya SADAR meliputi Sampah dibuang pada tempatnya, Antre, Datang tepat waktu, Antusias dalam belajar, Rasa memiliki;  5 Kata Ampuh antara lain salam, permisi, maaf, tolong, terima kasih  dan 5S yaitu senyum, salam, sapa, sopan, santun.  Inilah pengalaman belajar kami di sekolah yang baru melalui zoom /daring. Aku sangat gembira dan bersemangat untuk melakukan segala sesuatu lebih baik lagi terutama belajar di kelas yang baru.   Semangat...!

boost the values reap the success