Percobaan Sains    

Percobaan Sains

Para siswa belajar mengamati bagian-bagian bunga sepatu (Hibicus Rosa-sinensis) secara detail. Karena bunga tersebut  merupakan bunga sempurna yang memiliki bagian…

Study Tour    

Study Tour

Selain menerima pelajaran di kelas, para siswa juga dibekali pengetahuan umum tentang kewirausahaan dengan berkunjung ke salah satu perusahaan pembuat…

Gedung Sekolah    

Gedung Sekolah

Proses belajar mengajar dilaksanakan di tempat ini.

Daur Ulang    

Daur Ulang

Siswa-siswi dilatih membuat hasil karya dari daur ulang.

Paduan Suara    

Paduan Suara

Paduan suara SD Kristen Petra 1 unjuk kebolehan untuk menyambut tim akreditasi.

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.
| |

SD Kristen Petra 1 - Sejarah

SD Kristen Petra 1 yang berlokasi di jalan WR Supratman 46 Surabaya merupakan salah satu sekolah yang dikelola oleh Yayasan Pengajaran Belanda (Stichting Nederlands Onderwijs). Sekolah ini merupakan Sekolah Belanda yang berada di bawah asuhan VOICS, yang ditutup karena adanya aksi Trikora yaitu Pemerintah Republik Indonesia terhadap Pemerintahan Belanda. Maka, pada tahun 1957 pihak Belanda (VOICS) mengadakan rapat sehubungan dengan benda miliknya yang tidak bergerak di antaranya persil yang berada di jalan W.R. Supratman 46, Surabaya. Hasil dari rapat tersebut memutuskan untuk menghibahkan miliknya kepada PPPK Petra. Untuk merealisasikan, maka keluarlah statement tertanggal 10 Januari 1958 yang terdaftar pada Kantor Notaris Anwar Mahjudin yang tercatat dan tertanggal 20 Januari 1985 No. 1175A. Dan terdaftar pula pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri Surabaya tertanggal 20 Januari 1985 No. 56. Maka, sebagai dasar konsekuwensi Yuridis dari pendaftaran statement tersebut pasal 9, pihak VOICS dan PPPK Petra membuat perjanjian tersendiri tertanggal 24 Pebruari 1958.

Berdasarkan rapat Dewan Pengurus PPPK Petra Surabaya tertanggal 20 Juli 1958 mengubah Christelyke Lagera School di jalan W.R. Supratman 46, Surabaya menjadi sekolah rakyat yang memakai bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar menjadi Sekolah Rakyat Kristen Petra 1. Penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dimulai tanggal 1 Agustus 1958. Maka, pada tahun 1958 berdirilah Sekolah Rakyat Kristen Petra 1 dengan Kepala Sekolah:

  1. Ibu Gouw Loe Liong periode 1958 – 1967.
  2. Ibu Enny Tjandara periode 1967 – 1978.
  3. Ibu Sienta Gunawa, BA periode 1978 – 2002.
  4. Ibu Ita Susanti, S.Pd. periode 2002 – 2013.
  5. Ibu Yulianti Salim, S.Pd. periode 2013 – 2015.
  6. Dra. Juliati, M.M. periode 2015 - sekarang.

Berdasarkan Surat Keterangan dari Direktorat Sekolah Swasta, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Depdikbud Jakarta menerangkan bahwa NDS + NSS SD Kristen Petra 1 Jl. WR Supratman 46, Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya:
NDS         : 1005300073
NSS         : 10.2.05.60.03.061

boost the values reap the success