Open House SD 2016    

Open House SD 2016

Anda akan mendapatkan informasi yang jelas tentang program dan kegiatan yang dilaksanakan di sekolah.

Gedung Sekolah    

Gedung Sekolah

Proses belajar mengajar dilaksanakan di tempat ini.

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.
| |

WHO'S YOUR IDOL?

Bapak Sadmoko memberikan ilustrasi menarik melalui media film dan slide untuk menjelaskan tentang tema “Who’s Your Idol? kepada siswa kelas V dalam sesi retret. Retret siswa kelas V SD Kristen Petra 1 dilaksanakan pada tanggal 1-3 September 2016 di Griya Kusuma Indah (GKI), Pacet-Mojokerto.
Di tengah pelbagai kondisi sosial dan segala bentuk kemajuan teknologi yang meresap ke semua sendi kehidupan, anak-anak kita ternyata dikepung dan disergap oleh banyak hal yang sangat membahayakan mereka.
Masa anak-anak merupakan masa yang menyenangkan, karena anak-anak memiliki ketertarikan yang besar untuk mengenal hal-hal yang ada di sekelilingnya. Hal tersebut perlu diwaspadai, karena di satu sisi dapat memberi pengaruh yang baik, namun di sisi lain dapat memberi pengaruh buruk bagi perkembangan mereka. Salah satu hal yang berpengaruh besar bagi perkembangan anak adalah berbagai sajian dunia modern, dimana anak-anak sering menjadi objek komoditas trend perkembangan zaman yang merasuki jiwa mereka. Tak heran jika anak-anak memiliki hasrat untuk memenuhi berbagai keinginan dengan mengkonsumsi berbagai produk modernitas, agar mereka dapat diterima oleh lingkungan pergaulannya.

Siswa SD kelas V berusia antara 10-12 tahun merupakan tahap awal anak-anak untuk memasuki masa remaja, yang mana mereka sering mengalami kebingungan dalam mengenal dirinya di tengah berbagai sosok di hadapan mereka. Pada tahap usia tersebut anak-anak memerlukan sosok idola yang dapat mereka tiru. Mereka sering mengidolakan tokoh atau sosok sebagaimana yang disajikan lewat televisi, media cetak, film layar lebar, hingga tokoh atau karakter dalam video games dan bacaan komik ataupun novel. Pada kenyataannya anak-anak belum dapat memaknai tentang siapa yang dapat diteladani dan bagaimana mereka dapat meneladani sosok tersebut. Mereka ingin tampil seperti sosok yang sedang aktual, ingin nampak sama seperti sosok tesebut, misalnya ingin memiliki gadget yang sama, cara berbusana dan berbicara, dan mengikuti berbagai hal yang dilakukan oleh idolanya. Dalam hal ini mereka perlu dibekali dan diarahkan tentang siapa yang dapat mereka idolakan. Mereka juga perlu diarahkan untuk memahami hasrat akan berbagai keinginan yang ada dalam dirinya.

Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Kolose mengemukakan mengenai, keutamaan Yesus Kristus sebagai gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan (Kolose 1:15). Tak seorang pun dapat melihat Allah, namun melalui kehadiran Yesus Kristus, manusia dapat melihat dan mengenal Allah yang terpancar dari keberadaanNya. Pada ayat ke-23 Rasul Paulus menekankan agar jemaat Kolose bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak tergoncang imannya, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil. Di tengah kehidupan yang sarat akan godaan dan ajaran-ajaran yang menyimpang dari kebenaran Injil, rasul Paulus menghendaki agar jemaat Kolose tidak kehilangan identitasnya sebagai pengikut Kristus dengan senantiasa memegang serta mengutamakan Kristus dan mengarahkan hidup pada Yesus Kristus.

Dari refleksi di atas retret siswa SD mengangkat tema “Who’s Your Idol? dengan tujuan agar siswa mengenal Kristus sebagai sosok idola sejati, yang dapat diteladani, bahkan dapat dipercaya sekaligus dapat menjawab kebingungan dan ketidak tahuan mereka, bagaimana seharusnya mereka tumbuh menjadi anak-anak Tuhan. Tentu para siswa juga dapat meniru sosok selain Kristus, namun tetap dapat menomorsatukan Tuhan, mengutamakan Kristus dan meneladani Yesus di atas yang lainnya. Siswa juga perlu memahami siapa dan mengapa ia mengidolakan tokoh atau sosok tertentu sesuai trend, apakah supaya diakui keberadaannya begitu sajakah atau seharusnyalah ia perlu belajar memilih dan memilah apa yang berkenan dan tidak bagi Allah serta dapat membuat dirinya bertumbuh semakin mengenal dan mencintai Kristus sang idola yang sejati.

retreat_1.jpgretreat_2.jpgretreat_3.jpg

PEMBINAAN

Pengukuran dan penilaian dilakukan untuk mengetahui hasil kegiatan pembelajaran. Pengukuran hasil belajar bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perubahan tingkah laku siswa setelah selesai mengikuti suatu kegiatan belajar. Hasil pengukuran tersebut berbentuk angka yang dapat memberikan gambaran tentang tingkat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran. Sedangkan penilaian adalah usaha yang bertujuan untuk mengetahui keberhasilan belajar dalam penguasaan kompetensi, dimana penilaian menentukan kualitas atau nilai sesuatu.
Selain itu, hasil belajar dapat diartikan sebagai sesuatu yang diperoleh dari kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan, baik secara individual maupun kelompok. Sedangkan prestasi belajar adalah penguasaan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran, lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau prestasi, yang diberikan oleh guru. Seperti yang dilakukan oleh siswa SD Kristen Petra 1 kelas IV & V setiap hari Jumat selesai jam sekolah mengikuti kegiatan pembinaan Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Bahasa Inggris yang dibimbing oleh beberapa guru pembina. Pembinaan MIPA & Bahasa Inggris diadakan untuk menampung minat dan bakat siswa dalam pelajaran Matematika maupun IPA, dimana melalui pembinaan tersebut dapat dilihat potensi yang dimiliki oleh siswa dapat dikembangkan dan disalurkan. Tujuan diadakan pembinaan untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi berbagai macam lomba yang diadakan di luar maupun di lingkungan PPPK Petra. Sedangkan untuk pembinaan Bahasa Inggris bertujuan mempersiapkan siswa untuk dapat mengikuti berbagai macam perlombaan Bahasa Inggris baik, di dalam maupun di luar PPPK Petra, dan tidak menutup kemungkinan mengikuti pertukaran pelajar. Adapun meteri pembinaan yang diberikan sesuai dengan jenjang kelas masing-masing. Melalui pembinaan Bahasa Inggris, siswa diharapkan mampu menguasai grammar (tata bahasa), bercerita tentang diri sendiri, keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar. Pembinaan ini juga bertujuan mendorong siswa untuk berani bercerita di depan kelas maupun di depan banyak orang dengan penuh percaya diri.
Melalui pembinaan MIPA dan Bahasa Inggris ini, diharapkan dapat mencetak bibit-bibit untuk dipersiapkan dalam kompetisi lomba selanjutnya.

pembinaan_1.jpgpembinaan_2.jpg

Mengatasi Konflik

Siapa di antara kalian yang tidak pernah mengalami konflik? Pasti semua orang pernah mengalami konflik dalam hidupnya, termasuk diri kita. Mengapa kita semua pasti mengalami konflik? Karena kita memiliki perbedaan dengan sesama kita dan terkadang kita sulit untuk menerima perbedaan itu. Sering, kita cenderung memaksakan apa yang kita harapkan atau inginkan sehingga muncul konflik. 

Sayangnya, kita tidak bisa menghindari konflik. Ketika konflik terjadi, hendaknya kita segera menyelesaikannya. Bersikap rendah hati dengan mau berkomunikasi yang baik, serta mau meminta maaf kepada teman yang sedang berkonflik dengan kita adalah salah satu bentuk sikap menyelesaikan konflik yang terjadi.
Tanggal 14 Mei 2016, kami siswa SD Kristen Petra 1 mengikuti kegiatan pendidikan karakter kristiani dengan tema “Mengatasi Konflik”. Sebuah pembelajaran yang berkesan bagi kami, karena kami diajarkan untuk bisa mengatasi konflik. Bagaimana cara mengatasi setiap konflik yang kami alami dalam kehidupan sehari-hari kami, terapkan dengan berbagai kegiatan hari itu. Pada kegiatan kelas kecil, kami secara berkelompok berusaha melepaskan simpul pada tali rafia, dengan syarat, tangan tidak boleh terlepas dari tali yang dipegang. Dari kegiatan tersebut, kita belajar bahwa kita semua menginginkan hasil yang terbaik. Melalui proses komunikasi di antara siswa dalam kelompoknya, sangat mungkin ada beberapa siswa yang mengeluh karena tidak puas dengan hasil yang pertama dan berikutnya, saling menyalahkan, dan pada saat itu akan terjadi konflik/perselisihan dalam kelompok. Melalui permainan ini, diharapkan siswa bisa mengatasi konflik dengan baik bersama kelompoknya.
Lalu, pada kegiatan kelas besar, kami secara berkelompok bermain “Kartu Ajaib”. Kami belajar untuk memecahkan berbagai konflik yang ada di dalam kartu, misalnya salah paham dengan teman, berbeda pendapat, dan tidak punya teman. Kami belajar memecahkan konflik saat berada pada posisi anak yang ditunjukkan pada kartu dan kami juga belajar memecahkan konflik saat berada pada posisi melihat orang lain yang mengalami konflik yang ditunjukkan pada kartu. Kegiatan ini menjadi lebih seru karena permainan dilakukan seperti bermain kartu domino.
Teman-teman, sekarang kita tahu bahwa konflik akan membawa suasana menjadi kacau dan bila tidak segera diselesaikan akan membuat kerugian bagi orang yang berkonflik maupun lingkungan di sekitarnya. Maka dari itu, kita harus menyelesaikan konflik yang terjadi di sekitar kita dengan saling meminta maaf dan mengampuni. Pilihan ada di tangan kita, apakah kita mau menyelesaikan konflik dan merasakan kedamaian dalam hidup atau tidak mau menyelesaikan konflik dan hidup dalam ketidaktenangan.

mengatasi_konflik_1.jpgmengatasi_konflik_2.jpg

GIGI SEHAT

Fungsi gigi adalah untuk mengunyah, berbicara, dan kecantikan. Kerusakan pada gigi dapat menyebabkan munculnya penyakit-penyakit yang lain. Maka sangatlah penting bagi kita untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan dan kebersihan gigi adalah: cara dan waktu menggosok gigi yang benar, makanan yang kita makan, dan kontrol secara rutin tiap enam bulan sekali ke dokter gigi.
Mengingat begitu pentingnya kesehatan gigi, selain melakukan kontrol rutin serta penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, setiap tahun dokter UKS (dalam hal ini dokter gigi-UKGS) SD Kristen Petra 1 mengadakan kegiatan lomba Gigi Sehat yang diikuti siswa kelas IV.
Tujuan diadakan diadakan lomba Gigi Sehat pada anak adalah memperkenalkan mengenai dunia kesehatan gigi serta segala persoalan mengenai gigi, sehingga mampu memelihara kesehatan giginya, melatih anggota badan anak sehingga mereka dapat membersihkan gigi sesuai dengan kemampuan, dan mendapatkan kerja sama yang baik dari anak bila memerlukan perawatan pada gigi.
Di samping itu, tujuan mengadakan lomba gigi sehat di sekolah adalah untuk memotivasi kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Rangkaian penilaian lomba gigi sehat meliputi: pemeriksaan kondisi gigi dan mulut, pemberian materi, serta tes tulis tentang kesehatan gigi dan mulut. Adapun siswa-siswi yang memenuhi persyaratan dalam lomba Gigi Sehat tersebut adalah;
Juara I : William Surya IV A
Juara II : Deven Reinhard Hartono IV B
Juara III : Lous Vincent IV A
Harapan I : Clairine Regina Stariyono IV B
Harapan II : Edbert Kenjiro Hanjoyo IV A
Selamat dan pertahankan prestasimu dengan tetap menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tetapi ingat, yang penting bukan lomba dan bukan juga hadiahnya, melainkan bagaimana kita menjaga kesehatan gigi dan mulut. Gigi sehat adalah senyum yang menawan!

gigi_sehat_1.jpggigi_sehat_2.jpg

PELAYANAN KE PANTI ASUHAN

Banyak di antara kita menyebut kasih dan menempelkan slogan-slogan kasih di tempat-tempat tertentu, tetapi pada kenyataannya kasih itu hanya tinggal ucapan dan slogan saja. Menyebut kasih sama artinya membuka diri terhadap perhatian dan kepedulian yang mendalam, membuka ketertutupan nurani dan mencelikkan mata untuk melihat, merasakan, dan mengulurkan tangan untuk menolong. Tuhan ingin kita menjadi pengharapan bagi orang lain. Ia juga ingin kita menjadi saluran berkat bagi mereka yang membutuhkan. Seperti yang tertulis dalam kitab Yakubus 1 : 27 “Ibadah yang murni dan yang tak bercacat dihadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia”. Dalam kesempatan tersebut, peringatan Paskah yang istimewa ini, kami keluarga besar SD Kristen Petra I mempunyai satu kerinduan untuk dapat berbagi kasih dengan sesama yang membutuhkan dan kekurangan. Senin, 4 April 2016, beberapa guru dan perwakilan dari siswa kelas III, IV, dan V melakukan kunjungan di Panti Asuhan Pelayanan Kasih, jalan Simpang Darmo Permai Selatan XV no. 121-123, Surabaya.
Kami tidak sekadar menyerahkan bantuan dalam bentuk materi, tetapi kami juga mengisi kunjungan tersebut dengan menyanyi bersama beberapa lagu dan mempersembahkan pujian dengan judul “Dalam Yesus kita bersaudara” dan “Hari ini kurasa bahagia”. Demikian juga dengan anak-anak Panti Asuhan Pelayanan Kasih, mereka menyanyikan pujian yang menceritakan kehidupan mereka dan pemeliharaan Tuhan kepada anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan Pelayanan Kasih. Harapan kami, pada kunjungan ini mampu memberikan dan menciptakan suatu keharmonisan dalam kehidupan antar sesama.
Tujuan utama kunjungan ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih ini adalah untuk:

  1. Menumbuhkan rasa empati dan cinta kasih siswa terhadap sesama.
  2. Mewujudkan kepedulian terhadap mereka yang kekurangan.
  3. Berbagi kasih lewat berkat yang telah diterima dari Tuhan.
  4. Merupakan wujud ucapan syukur kepada Tuhan.

Terima kasih Tuhan untuk pengalaman berbagi kasih di hari Paskah ini.
Selama kunjungan di Panti Asuhan Pelayanan Kasih ini, kami dapat melihat dan merasakan kehidupan dari saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan perhatian dan uluran tangan dari kita semua. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.

panti_asuhan_1.jpgpanti_asuhan_2.jpg

boost the values reap the success